BUSINESS MODEL CANVAS
Business Model Canvas adalah salah satu alat untuk membantu kita melihat lebih akurat bagaimana rupa usaha yang sedang atau kita akan jalani. Dengan tool ini kita seakan melihat bisnis dari gambaran besar namun tetap lengkap dan mendetail apa saja elemen2 kunci yang terkait dengan bisnis kita. Dengan demikian kt bisa melihat gambaran utuh yang sangat membantu dalam menjawab pertanyaan2 seputar bisnis kita. Dengan mengevaluasi satu demi satu elemen-elemen kunci kita jadi lebih mudah menganalisis apa yang kurang tepat, dan pada akhirnya kita bisa mengambil langkah untuk mencapai tujuan bisnis kita.Alexander Osterwalder dalam bukunya Business Model Generation menciptakan sebuah framework yang sederhana dan mudah dimengerti untuk menggambarkan bisnis kita yaitu Business Model Canvas. Pada business model canvas ini ada sembilan kotak yang merepresentasikan elemen2 kunci yang secara umum akan ada pada semua model bisnis. Kesembilan hal tersebut adalah: 1. Value Proposition : adalah hal yang kita tawarkan ke target konsumen kita. Menurut Osterwalder , ( 2004) , proposisi nilai perusahaan adalah apa yang membedakan dirinya dari para pesaingnya . Proposisi nilai memberikan nilai melalui berbagai elemen seperti pembaruan , kinerja , kustomisasi , desain , merek / status , harga , pengurangan biaya , pengurangan risiko , aksesibilitas , dan kemudahan / kegunaan. Misalnya kita jualan kreasi dari batik untuk anak muda, jualan aplikasi untuk android atau arsitek yang jualan jasa desain ke pelanggan yang ingin renovasi rumahnya . 2. Customer Segment : Dalam menjalankan roda bisnisnya, pertama-tama organisasi harus menetapkan siapa yang harus dilayani. Organisasi dapat menetapkan untuk melayani satu atau lebih segmen. Penetapan segmen ini akan menentukan komponen-komponen lain dalam model bisnis . contoh tiga organisasi penerbangan yang melayani tiga segmen yang berbeda. 3. Customer Relationship : Untuk menjamin kelangsungan hidup dan keberhasilan setiap bisnis , perusahaan harus mengidentifikasi jenis hubungan yang ingin mereka ciptakan dengan segmen pelanggan mereka . Beberapa bentuk hubungan pelanggan meliputi:
- Bantuan Personal : Bantuan dalam bentuk interaksi karyawan - pelanggan . Bantuan tersebut dilakukan baik selama penjualan , purna jual , dan / atau keduanya .
- Self Service : Jenis hubungan yang menerjemahkan dari interaksi langsung antara perusahaan dan klien . Di sini , sebuah perusahaan menyediakan peralatan yang diperlukan bagi pelanggan untuk melayani diri mereka sendiri dengan mudah dan efektif .
- Layanan otomatis : Sebuah sistem yang mirip dengan self-service tapi lebih personal karena memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi nasabah individu dan / preferensi nya . Contoh ini akan menjadi Amazon.com membuat saran buku berdasarkan karakteristik dari buku sebelumnya dibeli .
4. Distribution Channels : Sebuah perusahaan dapat memberikan proposisi nilai kepada pelanggan sasaran melalui saluran yang berbeda . Saluran yang efektif akan mendistribusikan proposisi nilai perusahaan dengan cara yang cepat, efisien dan biaya yang efektif . Suatu organisasi dapat mencapai klien baik melalui saluran sendiri ( depan toko ) , saluran mitra ( distributor utama ) , atau kombinasi keduanya .5. Key Activities : Kegiatan yang paling penting dalam melaksanakan proposisi nilai perusahaan. contoh model Key Activities, perusahaan penyedia energi listrik dan manufaktur mobil di Indonesia. 6. Key Partner : Dalam rangka mengoptimalkan operasi dan mengurangi risiko model bisnis , organisasi biasanya membangun hubungan pembeli - pemasok sehingga mereka dapat fokus pada kegiatan inti mereka . Aliansi bisnis pelengkap juga dapat dipertimbangkan melalui usaha patungan , aliansi strategis antara pesaing atau non - pesaing . 7. key Resource : Sumber daya yang diperlukan untuk menciptakan nilai bagi pelanggan . Mereka dianggap aset bagi sebuah perusahaan , yang diperlukan untuk mempertahankan dan mendukung bisnis . Sumber daya ini bisa menjadi manusia , keuangan , fisik dan intelektual .8. Revenue Stream : Cara perusahaan membuat pendapatan dari setiap segmen pelanggan . Beberapa cara untuk menghasilkan aliran pendapatan :
- Asset Sale - ( jenis yang paling umum ) menJual hak kepemilikan dalam fisik. misalnya Wal - Mart
- Penggunaan Biaya - Uang yang dihasilkan dari penggunaan layanan tertentu misalnya UPS
- Biaya Berlangganan - Pendapatan yang dihasilkan dengan menjual pelayanan yang berkesinambungan . misalnya Netflix
- Pinjaman / Leasing / Menyewa - Memberikan hak eksklusif untuk aset untuk jangka waktu tertentu . misalnya Leasing Mobil
- Perizinan - Pendapatan yang dihasilkan dari pengisian untuk penggunaan kekayaan intelektual dilindungi .
- Brokerage fees - Pendapatan yang dihasilkan dari layanan perantara antara 2 pihak.
- Iklan - Pendapatan yang dihasilkan dari pengisian biaya untuk iklan produk .
9. Cost Structure : adalah komposisi biaya untuk mengoperasikan organisasi mewujudkan proposisi nilai yang diberikan kepada pelanggan. Struktur biaya yang efisien, menjadi kunci besarnya laba yang diperoleh organisasi. Karakteristik Struktur Biaya :
- Biaya Tetap - Biaya yang tidak berubah di berbagai aplikasi . misalnya gaji , sewa
- Biaya variabel - Biaya ini bervariasi tergantung pada jumlah produksi barang atau jasa . misalnya festival musik
- Skala Ekonomis - Biaya turun sebagai jumlah yang baik dipesan atau diproduksi .
- Economies of Scope - Biaya turun karena menggabungkan bisnis lain yang memiliki hubungan langsung dengan produk asli .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar